Ketika Kata ‘Hormat’ Membungkam Pikiran: Kritik atas Budaya Feodal

LANGSEB.MY.ID – Adab kerap dipandang sebagai pilar penting dalam membentuk karakter manusia. Ia menjadi fondasi dalam hubungan sosial, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat luas. Namun, ada kalanya adab dipersempit hanya sebatas tunduk, patuh, dan tidak melawan. Di titik inilah, adab tidak lagi berdiri sebagai nilai luhur, melainkan berubah wajah menjadi feodalisme yang dibungkus rapi dengan kata “hormat.”

Feodalisme sendiri adalah sistem sosial dan politik yang menempatkan kekuasaan di tangan segelintir orang, sementara mayoritas masyarakat berada dalam posisi bawah yang hanya bisa menerima, melayani, dan menuruti tanpa daya kritis. Dalam sejarah, feodalisme dikenal sebagai praktik para bangsawan atau tuan tanah yang menguasai tanah dan rakyatnya. Kini, bentuknya bisa lebih halus, hadir dalam dunia pendidikan, pekerjaan, bahkan relasi sosial sehari-hari.

Fenomena ini terlihat dalam pola yang berulang: anak-anak diajarkan untuk “hormat” tanpa banyak diberi ruang untuk bertanya, siswa diarahkan untuk “patuh” tanpa kesempatan menyampaikan gagasan, bahkan pekerja didorong untuk “setia” tanpa hak bersuara. Semua tunduk pada penguasa, yang jumlahnya hanya segelintir orang.

Bahaya dari pola ini adalah lahirnya generasi yang pintar menurut, tetapi miskin gagasan. Generasi yang pandai menjaga tata krama secara lahiriah, tetapi kehilangan kemampuan berpikir kritis. Padahal, sejatinya adab bukanlah sekadar menunduk di hadapan yang lebih tinggi, melainkan kemampuan untuk menghargai orang lain sekaligus menjaga martabat diri sendiri.

Maka, penting untuk membedakan antara adab sejati dan adab semu. Adab sejati melahirkan kebebasan berpikir, keberanian mengemukakan ide, dan penghormatan timbal balik. Sedangkan adab semu—yang hakikatnya feodalisme—hanya menguntungkan segelintir orang di puncak hierarki, sambil membungkam suara mayoritas.

Dalam konteks inilah, kritik terhadap feodalisme yang dibalut kata “hormat” bukanlah upaya meruntuhkan nilai sopan santun, melainkan mengembalikan adab ke tempatnya yang hakiki: sebagai ruang untuk tumbuh, merdeka, dan saling menghargai dalam kesetaraan.

oleh : Ade Romdon Bachtiar, S.Pd

Related Posts

Pasca Idul Fitri, Alumni SMPN 1 Lebakwangi 2002 Perkuat Silaturahmi

INFOLANGSEB.MY.ID – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Idul Fitri 1447 H, Alumni SMPN 1 Lebakwangi angkatan 2002 menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Senin, 23 Maret 2026. Kegiatan yang…

Halal Bihalal GNB, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian Lewat Santunan Anak Yatim

INFOLANGSEB.MY.ID – (24/03/26) Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Hari Raya Idulfitri, Gerakan Nanggerang Bersatu (GNB) menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung dengan khidmat, hangat, dan penuh nuansa kebersamaan.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Pasca Idul Fitri, Alumni SMPN 1 Lebakwangi 2002 Perkuat Silaturahmi

  • By Anonym
  • March 27, 2026
  • 33 views
Pasca Idul Fitri, Alumni SMPN 1 Lebakwangi 2002 Perkuat Silaturahmi

Halal Bihalal GNB, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian Lewat Santunan Anak Yatim

  • By Anonym
  • March 25, 2026
  • 81 views
Halal Bihalal GNB, Pererat Silaturahmi dan Tebar Kepedulian Lewat Santunan Anak Yatim

Meriah dan Penuh Makna, Pagelaran Wayang Golek Warnai Milangkala Langseb 318

  • By Anonym
  • March 24, 2026
  • 49 views
Meriah dan Penuh Makna, Pagelaran Wayang Golek Warnai Milangkala Langseb 318

16 Tahun Konsisten Berbagi, GNB Salurkan Santunan untuk 167 Warga Desa Langseb di Bulan Ramadhan

  • By Anonym
  • March 19, 2026
  • 55 views
16 Tahun Konsisten Berbagi, GNB Salurkan Santunan untuk 167 Warga Desa Langseb di Bulan Ramadhan

Rumah Yatim Himmatul Ummah Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wujudkan Kebahagiaan Menyambut Idul Fitri

  • By Anonym
  • March 15, 2026
  • 48 views
Rumah Yatim Himmatul Ummah Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Wujudkan Kebahagiaan Menyambut Idul Fitri

Semarak Ramadhan, Ikatan Remaja Masjid Desa Langseb Gelar Pesantren Kilat Penuh Kegiatan Islami

  • By Anonym
  • March 12, 2026
  • 69 views
Semarak Ramadhan, Ikatan Remaja Masjid Desa Langseb Gelar Pesantren Kilat Penuh Kegiatan Islami