INFOLANGSEB.MY.ID – Jumat (26/09/2025), pembangunan menara Masjid Al-Ikhlas yang berlokasi di Desa Langseb, Kecamatan Lebakwangi, terus dilanjutkan dengan penuh semangat dan gotong royong. Pembangunan ini menjadi salah satu proyek penting bagi masyarakat Desa Langseb, mengingat keberadaan menara masjid bukan hanya sekadar simbol kemegahan, tetapi juga menjadi penanda syiar Islam di wilayah tersebut.
Ketua DKM Al-Ikhlas, Nasron Azwar, S.Pd, menyampaikan kepada media bahwa pihaknya menargetkan pembangunan menara ini dapat selesai sebelum datangnya Idul Fitri tahun depan. Dengan demikian, pada bulan Syawal 1447 H, menara tersebut dapat diresmikan bertepatan dengan milangkala Desa Langseb yang ke-318 tahun.
“Mudah-mudahan menara ini bisa beres sebelum Idul Fitri nanti, sehingga bisa digunakan dan, insyaallah, akan diresmikan pada bulan Syawal yang juga bersamaan dengan peringatan milangkala Desa Langseb yang ke-318. Maka dari itu, kami dari DKM Al-Ikhlas sangat mengharapkan bantuan dari para warga perantau, masyarakat desa, serta semua elemen agar dapat mensukseskan pembangunan menara ini sehingga selesai sesuai rencana,” ujar Nasron penuh harap.
Pembangunan menara ini memiliki nilai spiritual yang tinggi. Dalam Islam, masjid adalah pusat ibadah dan kegiatan umat. Menara menjadi salah satu ciri khas masjid yang memiliki fungsi penting, di antaranya sebagai tempat mengumandangkan azan agar panggilan salat terdengar jelas oleh masyarakat sekitar. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 18:
“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. At-Taubah: 18)
Ayat ini menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk ikut berperan dalam memakmurkan masjid, termasuk dalam pembangunan dan perawatannya. Dengan selesainya pembangunan menara ini, diharapkan syiar Islam di Desa Langseb semakin berkembang dan memperkuat keimanan serta kebersamaan warga.
Nasron juga menegaskan bahwa pembangunan ini tidak hanya tanggung jawab pengurus DKM semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh masyarakat, baik yang tinggal di Desa Langseb maupun yang berada di perantauan, untuk ikut berkontribusi melalui donasi, tenaga, maupun doa.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Barang siapa yang membangun masjid karena Allah, walau hanya sebesar sarang burung atau lebih kecil dari itu, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga.’ (HR. Ibnu Majah).”
Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan ikhlas beramal, pembangunan menara Masjid Al-Ikhlas diharapkan dapat berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.
Bagi masyarakat atau pihak yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan ini, DKM Al-Ikhlas membuka pintu selebar-lebarnya untuk menerima sumbangan, baik dalam bentuk material maupun dana.
“Mari kita jadikan pembangunan menara ini sebagai ladang amal jariyah. Setiap adzan yang dikumandangkan dari menara ini kelak, insyaallah, akan menjadi pahala yang terus mengalir bagi para donatur dan semua yang terlibat dalam pembangunan ini,” tutup Nasron dengan penuh optimisme.
Dengan adanya dukungan dari seluruh pihak, diharapkan menara Masjid Al-Ikhlas dapat berdiri megah sebagai simbol persatuan dan kekuatan iman masyarakat Desa Langseb, sekaligus menjadi kebanggaan bagi seluruh warga dalam menyambut peringatan milangkala desa yang ke-318.







